Shakira Goyang Libanon

Perang Israel melawan Hizbullah di Libanon membuat penyanyi rock Shakira, 29 tahun, marah. Ia tak habis pikir tak ada orang yang bisa menghentikan peperangan yang lebih banyak membunuh warga sipil tak berdosa itu. "Hati saya pedih," ujarnya seperti dikutip Imdb.com.

Ia mengaku heran lembaga seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa tak berbuat apa pun untuk mendorong gencatan senjata. "Apa yang dikerjakan para pemimpin dunia itu? Mengapa mereka diam?" tanya penyanyi dengan IQ 140 itu, sengit.

Pemilik nama asli Shakira Isabel Mebarak Ripoll ini mengaku tak bisa tidur berhari-hari menyaksikan anak-anak dan ibu-ibu di Libanon dibom Israel. Ia berharap orang-orang yang tersenth hatinya di mana saja agar mengusahakan perdamaian. "Kita tak butuh pemimpin yang hanya bisa menciptakan kekacauan dan kebencian," ucapnya.

Mengapa pelantun Laundry Service itu tiba-tiba peduli pada perang di Libanon? Rupanya, ayah Shakira keturunan Libanon, sedangkan ibunya berdarah Kolombia-Italia. Ia ingat betul, ketika berkunjung ke rumah neneknya saat kecil, ia diajari sang nenek tari perut. Tari inilah yang menjadi ciri khas penampilannya dan membuat ia terkenal kini. Oalah…

Itu artikel dari Majalah Tempo EDISI 14-20 Agustus 2006.. subhanallah, semoga artikel ini bisa menjadi renungan bagi qta umat muslim yang setiap malamnya dengan mudahnya dapat tidur lelap tanpa terganggu dengan penderitaan saudara2nya di Libanon.. (sebenarnya, ini adalah tamparan keras juga buat penulis)

Leave a Reply